<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asosiasi Emiten Indonesia &#187; emiten arti</title>
	<atom:link href="http://aei-online.or.id/tag/emiten-arti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aei-online.or.id</link>
	<description>Bersama Membangun Ekonomi Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2009 10:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kinerja Google Melampaui Prediksi Analis</title>
		<link>http://aei-online.or.id/kinerja-google-melampaui-prediksi-analis/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/kinerja-google-melampaui-prediksi-analis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 09:37:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>
		<category><![CDATA[emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja gemilang pada kuartal empat tahun 2008. Bahkan laba yang diperoleh mesin pencari internet ini melampaui prediksi yang dibuat analis. Banyaknya perusahaan yang memasang iklan di Google untuk mempromosikan produknya selama musim liburan menjadi salah satu penyebab. Manajemen Google mengatakan, pendapatan bersih yang berhasil diraup adalah US$ 382,4 juta atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja gemilang pada kuartal empat tahun 2008. Bahkan laba yang diperoleh mesin pencari internet ini melampaui prediksi yang dibuat analis. Banyaknya perusahaan yang memasang iklan di Google untuk mempromosikan produknya selama musim liburan menjadi salah satu penyebab.</p>
<p>Manajemen Google mengatakan, pendapatan bersih yang berhasil diraup adalah US$ 382,4 juta atau US$ 1,21 per saham. Di luar beban biaya yang harus dikeluarkan, laba Google mencapai US$ 5,10 per saham. Angka ini melampaui perkiraan para analis yang disurvei Bloomberg dengan proyeksi US$ 4,9.</p>
<p>“Kuartal ini sangat rentan dan pasar cukup khawatir dengan kondisi tersebut,” jelas Christa Quarles, analis Thomas Weisel Partners di San Francisco.</p>
<p>Chief Executive Officer Eric Schmidt memang berupaya keras untuk menjaga pertumbuhan laba perusahaan. Sejumlah strategi yang dilakukannya berhasil. Terbukti, anggaran untuk iklan internet di AS mengalami kenaikan sebesar 21% pada tahun 2008. Berdasarkan data dari EMarketer Inc, pada 2007 lalu, tingkat pertumbuhan pendapatan Google mencapai 30%.</p>
<p>Di luar pendapatan yang dihasilkan dari beberapa situs rekan kerjanya, penjualan Google naik menjadi US$ 4,22 miliar. Angka ini melampaui prediksi para analis yang mematok pendapatan sebesar US$ 4,13 miliar. Sementara, total pendapatan meningkat 18% menjadi US$ 5,70 miliar.</p>
<p>Google menambahkan, pendapatan yang dihasilkan dari situs miliknya sendiri mengalami kenaikan 22% menjadi US$ 3,81 miliar. Angka tersebut merupakan dua per tiga dari total penjualan seluruhnya. Sementara penjualan iklan dari partner kerja Google mengalami kenaikan 3,5% menjadi US$ 1,69 miliar.</p>
<p>“Bisnis kami cukup sehat, khususnya di tengah perekonomian yang keras seperti sekarang. Pertumbuhan kami juga sangat baik,” kata Schmidt pada saat conference call dengan para analis.</p>
<p>Adanya kenaikan laba tersebut membuat harga saham Google melonjak 1,5% atau US$ 4,50 menjadi US$ 311 di Bursa Nasdaq. Sepanjang tahun lalu, harga saham Google telah melorot 56%.</p>
<p>“Meskipun perekonomian sedang memburuk, namun kinerja Google masih sangat baik. Ini merupakan indikator kuat kalau Google dapat mempertahankan kinerjanya dengan baik sepanjang 2009,” jelas Jeffrey Lindsay, analis Sanford C Bernstein.</p>
<p>Barratut Taqiyyah Bloomberg, Reuters</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/kinerja-google-melampaui-prediksi-analis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IHSG Masih Betah Bertengger di Zona Negatif</title>
		<link>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 09:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>
		<category><![CDATA[emiten pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA. Pada penutupan sesi pertama siang ini, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih saja ngendon di zona negatif. Indeks terlihat tak berdaya dengan penurunan 1,09% atau 14,439 poin. Alhasil, kini IHSG berada di posisi 1.312,884. Penurunan indeks hari ini disebabkan anjloknya sejumlah saham berbasis komoditas. Berikut beberapa emiten dengan penurunan terbesar siang ini: PT Tambang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA. Pada penutupan sesi pertama siang ini, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih saja ngendon di zona negatif. Indeks terlihat tak berdaya dengan penurunan 1,09% atau 14,439 poin. Alhasil, kini IHSG berada di posisi 1.312,884.</p>
<p>Penurunan indeks hari ini disebabkan anjloknya sejumlah saham berbasis komoditas. Berikut beberapa emiten dengan penurunan terbesar siang ini: PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Astra International Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk.</p>
<p>Di Asia, sejumlah indeks acuan juga mengalami kondisi serupa. Seperti indeks Nikkei yang melorot 2,41% dan indeks Strait Times turun tipis 0,29%. Hanya Nikkei yang berhasil bangkit dengan kenaikan 0,05%.</p>
<p>Barratut Taqiyyah</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persediaan Menggemuk, Harga Minyak Dunia Anjlok</title>
		<link>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 09:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[SINGAPURA. Harga minyak dunia kembali merosot setelah persediaan di AS menggelembung empat kali lebih besar dari yang diprediksikan semula. Hal ini tentu semakin menegaskan bahwa resesi membuat minyak dunia kelebihan pasokannya. Suplai minyak mentah di AS kian bertambah 6,1 juta barel menjadi 332,7 juta barel minggu lalu. Level ini merupakan yang paling tinggi sejak Agustus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SINGAPURA. Harga minyak dunia kembali merosot setelah persediaan di AS menggelembung empat kali lebih besar dari yang diprediksikan semula. Hal ini tentu semakin menegaskan bahwa resesi membuat minyak dunia kelebihan pasokannya.</p>
<p>Suplai minyak mentah di AS kian bertambah 6,1 juta barel menjadi 332,7 juta barel minggu lalu. Level ini merupakan yang paling tinggi sejak Agustus 2007. Hal ini ditegaskan oleh Energy Department, Kamis (22/1) kemarin. Bloomberg News memprediksikan, persediaan minyak mentah ini hanya akan bertambah 1,4 juta barel saja. Nyatanya, hampir empat kali lebih besar dari itu.</p>
<p>Sementara itu, persediaan bensin dan bahan bakar sulingan juga semakin banyak dari yang diperkirakan lantaran kilang minyak kini sudah memenuhi 83,3% dari kapasitas yang ada.</p>
<p>Konsumsi bahan bakar di AS per 16 Januari rata-rata 19,4 juta barel per hari, atau menyusut 4,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Sementara itu suplai minyak mentah di Cushing, Oklahoma, semakin membesar 0,7% menjadi 33,2 juta barel minggu lalu. Suplai ini paling tinggi sejak April 2004.</p>
<p>Persediaan di Mid-Continent, yang jamak dikenal sebagai PADD 2bertambah 1.7% menjadi 82,2 juta barel, paling tinggi sejak 26 Juni 1998 saat minyak diperdagangkan di level US$ 14 per barel.</p>
<p>&#8220;Pada akhirnya nanti, jika minyak itu hanya digudangkan saja, artinya permintaannya sungguh-sungguh melemah,&#8221; kata Mark Pervan, Senior Commodity Strategist untuk Australia and New Zealand Banking Group Ltd. di Melbourne.</p>
<p>Harga minyak mentah untuk pengiriman Maret menyusut sebesar US$ 1,08 atau 2,5% menjadi US$ 42,59 per barel di New York Mercantile Exchange. Level itu diperdagangkan US$ 42,90 per barel pada pukul 2.41 waktu Singapura.</p>
<p>Harga minyak berkurang 3,8% sejak akhir Desember, dan mencatatkan penurunan sebesar 51% dibandungkan periode yang sama tahun lalu. Kemarin, futures minyak mentah naik 12 sen menjadi US$ 43,67 per barel.</p>
<p>Minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Maret juga menciut 88 sen atau 1,9% menjadi US$ 44,51 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Kontrak mintak mentah ini naik 37 sen atau 0,8% menjadi US$ 45,39 per barel kemarin.</p>
<p>&#8220;Ada risiko yang tinggi bahwa harga minyak akan menyentuh US$ 30 lagi,&#8221; beber Yingxi Yu, Commodities Analyst untuk Barclays Capital di Singapura, dalam wawancaranya dengan Bloomberg Television.</p>
<p>Heating oil untuk Februari US$ 1,3368 per galon, turun 1,18 sen pada pukul 11.15 waktu Singapura.</p>
<p>Femi Adi Soempeno Bloomberg</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

