<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asosiasi Emiten Indonesia &#187; bursa efek</title>
	<atom:link href="http://aei-online.or.id/tag/bursa-efek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aei-online.or.id</link>
	<description>Bersama Membangun Ekonomi Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2009 10:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Anjlok 10 Persen, Filipina Hentikan Perdagangan Saham</title>
		<link>http://aei-online.or.id/anjlok-10-persen-filipina-hentikan-perdagangan-saham/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/anjlok-10-persen-filipina-hentikan-perdagangan-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 06:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Manila (ANTARA News) &#8211; Perdagangan dihentikan di Bursa Saham Filipina, Senin, menyusul anjloknya saham sebesar 10 persen, sehingga memicu periode pendinginan otomatis, para pialang menyatakan. Ini untuk pertama kalinya bursa memberlakukan penghentian selama 15 menit sejak bursa tersebut menerapkan langkah keamanan itu bulan lalu ketika gelombang sub-prime mortgage di AS mulai menjalar ke seluruh dunia. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manila (ANTARA News) &#8211; Perdagangan dihentikan di Bursa Saham Filipina, Senin,<br />
menyusul anjloknya saham sebesar 10 persen, sehingga memicu periode pendinginan<br />
otomatis, para pialang menyatakan.</p>
<p>Ini untuk pertama kalinya bursa memberlakukan penghentian selama 15 menit sejak<br />
bursa tersebut menerapkan langkah keamanan itu bulan lalu ketika gelombang<br />
sub-prime mortgage di AS mulai menjalar ke seluruh dunia.</p>
<p>Indeks utama merosot 194,33 poin menjadi 1.759.16 saat perdagangan dihentikan<br />
sekitar setengah jam sebelum penutupan sesi pagi.</p>
<p>Pelemahan indeks berlanjut ketika perdanagan dibuka kembali, dengan indeks itu<br />
anjlok 11 persen pada posisi terendah dalam empoat tahun terakhir, demikian<br />
laporan AFP. (*)</p>
<p>Date : 27-10-2008 11:56 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/anjlok-10-persen-filipina-hentikan-perdagangan-saham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dana Timur Tengah Terhambat Birokrasi</title>
		<link>http://aei-online.or.id/dana-timur-tengah-terhambat-birokrasi/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/dana-timur-tengah-terhambat-birokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 00:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Seorang diplomat Indonesia mengatakan, surplus dana di Timur Tengah yang mencapai 1,6 triliun dolar AS beum bisa dimanfaatkan penuh Indonesia karene terhambat birokrasi padahal ini penting bagi bayak proyek pembangunan. &#8220;Sikap sementara birokrat Indonesia perlu diperbaiki jika kita ingin mengundang investor ke dalam negeri,&#8221; kata Utusan Khusus Presiden Untuk Timteng Dr [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Seorang diplomat Indonesia<br />
mengatakan, surplus dana di Timur Tengah yang mencapai 1,6<br />
triliun dolar AS beum bisa dimanfaatkan penuh Indonesia<br />
karene terhambat birokrasi padahal ini penting bagi bayak<br />
proyek pembangunan.</p>
<p>&#8220;Sikap sementara birokrat Indonesia perlu diperbaiki jika<br />
kita ingin mengundang investor ke dalam negeri,&#8221; kata<br />
Utusan Khusus Presiden Untuk Timteng Dr Alwi Shihab, dalam<br />
sebuah seminar di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu.</p>
<p>Alwi memberi contoh, salah satu proyek yang berhubungan<br />
dengan investor dari Qatar dan Bahrain dengan salah satu<br />
BUMN, prosesnya sudah berjalan dua tahun, tapi hingga kini<br />
belum selesai.</p>
<p>&#8220;Makanya, ketika Wapres Jusuf Kalla mendengar hal itu,<br />
beliau segera memerintahkan agar prosesnya segera<br />
dituntaskan,&#8221; katanya tanpa menyebut nama BUMN itu.</p>
<p>Ia mengungkapkan, di Malaysia, proyek senilai 5 miliar<br />
dolar AS hanya memakan waktu tidak lebih dari satu tahun<br />
untuk menyelesaikannya. tetapi di ndonesia, sikpa birokrasi<br />
membuat khawatir para investor.</p>
<p>&#8220;Mengapa sepertinya ada `attitude` (sikap) yang kurang<br />
bersahabat dengan investor dari Timur Tengah itu.<br />
Sebenarnya, kita berharap semua pihak bertanggung jawab<br />
untuk turut mengubah mental mereka agar lebih positif,&#8221;<br />
katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, beberapa pemodal Timteng sudah masuk ke<br />
Indonesia, di antaranya Grup EMAR, yang sudah siap<br />
menggarap proyek pengembangan pariwisata senilai 1 miliar<br />
dolar AS di Lombok.</p>
<p>Grup usaha yang siap beroperasi adalah dari Oman siap<br />
menandatangani MoU senilai 400 juta dolar AS dalam bidang<br />
minyak dan gas dan Capital Investment Group dari Uni Emirat<br />
Arab (UEA) yang meresmikan kantor perwakilannya di Jakarta<br />
Rabu ini.</p>
<p>&#8220;Kelompok UEA ini siap membuat MoU antara lain pada bidang<br />
real estate, portofolio dan pembangunan pelabuhan<br />
(infrastruktur),&#8221; katanya. (*)</p>
<p>Date : 22-10-2008 21:31 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/dana-timur-tengah-terhambat-birokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

