<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asosiasi Emiten Indonesia &#187; bursa efek indonesia</title>
	<atom:link href="http://aei-online.or.id/tag/bursa-efek-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aei-online.or.id</link>
	<description>Bersama Membangun Ekonomi Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2009 10:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>IHSG Masih Betah Bertengger di Zona Negatif</title>
		<link>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 09:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>
		<category><![CDATA[emiten pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA. Pada penutupan sesi pertama siang ini, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih saja ngendon di zona negatif. Indeks terlihat tak berdaya dengan penurunan 1,09% atau 14,439 poin. Alhasil, kini IHSG berada di posisi 1.312,884. Penurunan indeks hari ini disebabkan anjloknya sejumlah saham berbasis komoditas. Berikut beberapa emiten dengan penurunan terbesar siang ini: PT Tambang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA. Pada penutupan sesi pertama siang ini, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih saja ngendon di zona negatif. Indeks terlihat tak berdaya dengan penurunan 1,09% atau 14,439 poin. Alhasil, kini IHSG berada di posisi 1.312,884.</p>
<p>Penurunan indeks hari ini disebabkan anjloknya sejumlah saham berbasis komoditas. Berikut beberapa emiten dengan penurunan terbesar siang ini: PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Astra International Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk.</p>
<p>Di Asia, sejumlah indeks acuan juga mengalami kondisi serupa. Seperti indeks Nikkei yang melorot 2,41% dan indeks Strait Times turun tipis 0,29%. Hanya Nikkei yang berhasil bangkit dengan kenaikan 0,05%.</p>
<p>Barratut Taqiyyah</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persediaan Menggemuk, Harga Minyak Dunia Anjlok</title>
		<link>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 09:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[SINGAPURA. Harga minyak dunia kembali merosot setelah persediaan di AS menggelembung empat kali lebih besar dari yang diprediksikan semula. Hal ini tentu semakin menegaskan bahwa resesi membuat minyak dunia kelebihan pasokannya. Suplai minyak mentah di AS kian bertambah 6,1 juta barel menjadi 332,7 juta barel minggu lalu. Level ini merupakan yang paling tinggi sejak Agustus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SINGAPURA. Harga minyak dunia kembali merosot setelah persediaan di AS menggelembung empat kali lebih besar dari yang diprediksikan semula. Hal ini tentu semakin menegaskan bahwa resesi membuat minyak dunia kelebihan pasokannya.</p>
<p>Suplai minyak mentah di AS kian bertambah 6,1 juta barel menjadi 332,7 juta barel minggu lalu. Level ini merupakan yang paling tinggi sejak Agustus 2007. Hal ini ditegaskan oleh Energy Department, Kamis (22/1) kemarin. Bloomberg News memprediksikan, persediaan minyak mentah ini hanya akan bertambah 1,4 juta barel saja. Nyatanya, hampir empat kali lebih besar dari itu.</p>
<p>Sementara itu, persediaan bensin dan bahan bakar sulingan juga semakin banyak dari yang diperkirakan lantaran kilang minyak kini sudah memenuhi 83,3% dari kapasitas yang ada.</p>
<p>Konsumsi bahan bakar di AS per 16 Januari rata-rata 19,4 juta barel per hari, atau menyusut 4,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Sementara itu suplai minyak mentah di Cushing, Oklahoma, semakin membesar 0,7% menjadi 33,2 juta barel minggu lalu. Suplai ini paling tinggi sejak April 2004.</p>
<p>Persediaan di Mid-Continent, yang jamak dikenal sebagai PADD 2bertambah 1.7% menjadi 82,2 juta barel, paling tinggi sejak 26 Juni 1998 saat minyak diperdagangkan di level US$ 14 per barel.</p>
<p>&#8220;Pada akhirnya nanti, jika minyak itu hanya digudangkan saja, artinya permintaannya sungguh-sungguh melemah,&#8221; kata Mark Pervan, Senior Commodity Strategist untuk Australia and New Zealand Banking Group Ltd. di Melbourne.</p>
<p>Harga minyak mentah untuk pengiriman Maret menyusut sebesar US$ 1,08 atau 2,5% menjadi US$ 42,59 per barel di New York Mercantile Exchange. Level itu diperdagangkan US$ 42,90 per barel pada pukul 2.41 waktu Singapura.</p>
<p>Harga minyak berkurang 3,8% sejak akhir Desember, dan mencatatkan penurunan sebesar 51% dibandungkan periode yang sama tahun lalu. Kemarin, futures minyak mentah naik 12 sen menjadi US$ 43,67 per barel.</p>
<p>Minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Maret juga menciut 88 sen atau 1,9% menjadi US$ 44,51 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Kontrak mintak mentah ini naik 37 sen atau 0,8% menjadi US$ 45,39 per barel kemarin.</p>
<p>&#8220;Ada risiko yang tinggi bahwa harga minyak akan menyentuh US$ 30 lagi,&#8221; beber Yingxi Yu, Commodities Analyst untuk Barclays Capital di Singapura, dalam wawancaranya dengan Bloomberg Television.</p>
<p>Heating oil untuk Februari US$ 1,3368 per galon, turun 1,18 sen pada pukul 11.15 waktu Singapura.</p>
<p>Femi Adi Soempeno Bloomberg</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kadin: Pengurangan PPh 21 Tak Efektif Tahan PHK</title>
		<link>http://aei-online.or.id/kadin-pengurangan-pph-21-tak-efektif-tahan-phk/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/kadin-pengurangan-pph-21-tak-efektif-tahan-phk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 05:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai bahwa insentif berupa pengurangan kewajiban pajak penghasilan (PPh) pasal 21 (PPh perorangan) tidak akan efektif menahan tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). &#8220;Insentif pengurangan PPh pasal 21 hanya berlaku kalau gaji buruh sudah di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP),&#8221; kata Wakil Ketua Kadin bidang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai bahwa insentif<br />
berupa pengurangan kewajiban pajak penghasilan (PPh) pasal 21 (PPh perorangan)<br />
tidak akan efektif menahan tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).</p>
<p>&#8220;Insentif pengurangan PPh pasal 21 hanya berlaku kalau gaji buruh sudah di atas<br />
penghasilan tidak kena pajak (PTKP),&#8221; kata Wakil Ketua Kadin bidang Investasi dan<br />
Telekomunikasi Chris Kanter ditemui di Gedung Depkeu Jakarta, Kamis.</p>
<p>Ia menyebutkan, gaji sebagian besar buruh saat ini masih di bawah PTKP sebesar<br />
Rp15,8 juta dalam setahun, sehingga insentif itu tidak terlalu efektif. &#8220;Lebih<br />
baik stimulus diarahkan untuk yang lain karena pengurangan PPh 21 tidak akan<br />
efektif,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara mengenai insentif pengurangan PPh pasal 25 (badan), Kanter mengatakan,<br />
insentif itu akan membantu kelangsungan perusahaan di tengah dampak krisis.</p>
<p>&#8220;Terkait insentif PPh 25 perlu dibuat koridor di mana perusahaan tidak perlu<br />
mengajukan tai langsung memperoleh insentif itu kalau mengalami penurunan laba<br />
hingga 20 persen dari tahun lalu. Dia cukup kasih tahu dan cicilannya langsung<br />
dikurangi,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, jika tidak ada kepastian koridornya maka akan ada kekhawatiran dalam<br />
tahap pelaksanaannya menjadi terkatung-katung. &#8220;Kita minta supaya tidak ada<br />
prosedur panjang. Kita cukup kasih tahu kalau laba turun di atas 20-25 langsung<br />
bisa mengurangi cicilan. Jadi gak perlu pakai permohonan sehingga tidak ada<br />
macam-macam karena bisa ada grey area,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, usulan Kadin itu dalam rangka menahan agar tidak terjadi PHK yang<br />
lebih besar. &#8220;Kalau momentumnya lewat akan terlambat, di AS kan stimulus juga<br />
segera, kalau terlambat akan jeblok lagi,&#8221; katanya.</p>
<p>Mengenai angka PHK, Kanter memperkirakan dalam tiga hingga empat bulan ke depan<br />
akan mencapai sekitar 500 ribu orang. Menurut dia, angka yang dilaporkan oleh<br />
Depnaker bukan angka yang sebenarnya antara lain karena kasus-kasus PHK yan tidak<br />
besar tidak dilaporkan.</p>
<p>&#8220;Kasus PHK terangkat kalau jumlahnya besar atau ada yang tidak terima. Selain itu<br />
PHK pertama yang dilakukan oleh perusahaan adalah yang outsourcing yang tidak<br />
perlu dilaporkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, angka PHK saat ini sudah lebih dari 27.000 orang seperti yang<br />
dilaporkan Depnaker tapi lebih besar dari itu karena banyak yang tidak dilaporkan.</p>
<p>&#8220;Saya tidak bilang Depnaker bohong tapi tidak semua fakta PHK di lapangan dilaporkan,&#8221; katanya. (*)</p>
<p>Date : 22-01-2009 19:40 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/kadin-pengurangan-pph-21-tak-efektif-tahan-phk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Krisis, Banyak Rakyat Amerika Kurang Tidur</title>
		<link>http://aei-online.or.id/gara-gara-krisis-banyak-rakyat-amerika-kurang-tidur/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/gara-gara-krisis-banyak-rakyat-amerika-kurang-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 04:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[New York (ANTARA News) &#8211; Kalau teman anda tampak kuyu atau sering marah-marah tak seperti biasanya di pagi hari, mereka boleh jadi kurang tidur akibat krisis finansial global, demikian menurut riset yang disiarkan Senin. Sembilan puluh persen responden menyatakan gejolak ekonomi membuat mereka terus terjaga di malam hari, kata survei yang dilakukan ComPsych Corp, perusahaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>New York (ANTARA News) &#8211; Kalau teman anda tampak kuyu atau sering marah-marah tak<br />
seperti biasanya di pagi hari, mereka boleh jadi kurang tidur akibat krisis<br />
finansial global, demikian menurut riset yang disiarkan Senin.</p>
<p>Sembilan puluh persen responden menyatakan gejolak ekonomi membuat mereka terus<br />
terjaga di malam hari, kata survei yang dilakukan ComPsych Corp, perusahaan jasa<br />
program bantuan karyawan, seperti dilaporkan Reuters.</p>
<p>Sepertiga dari responden mengungkapkan kekhawatiran terbesar mereka adalah biaya<br />
hidup, sedangkan sepertiga lainnya menyebutkan utang kartu kredit mereka.<br />
Menurut satu dari enam mereka yang ditanya mengemukakan kecemasan terbesar mereka<br />
adalah pembayaran hipotek, dan seperenam responden lagi menyebutkan kepanikan<br />
mereka adalah uang pensiun mereka.</p>
<p>Delapan persen dari mereka yang disurvei mengatakan mereka tidak merasa khawatir.</p>
<p>ComPsych yang berkedudukan di Chicago melakukan survei online atas 1,137 karyawan<br />
dewasa di seluruh AS dari 6 Oktber hingga 17 Oktober. Toleransi kesalahan (margin<br />
error) survei ini adalah plus atau minus 3 persen. (*)</p>
<p>Date : 28-10-2008 09:44 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/gara-gara-krisis-banyak-rakyat-amerika-kurang-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rupiah Pagi Terpuruk Dekati Rp 12,000 Per Dolar AS</title>
		<link>http://aei-online.or.id/rupiah-pagi-terpuruk-dekati-rp-12000-per-dolar-as/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/rupiah-pagi-terpuruk-dekati-rp-12000-per-dolar-as/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 04:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, (ANTARA)- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank Jakarta, Selasa pagi merosot tajam mendekati angka Rp12.000 per dolar AS, karena pasar masih panik akibat pelaku membeli dolar AS dalam jumlah besar yang terpicu oleh kekhawatiran atas krisis keuangan global yang terjadi akhir-akhir ini. &#8220;Gejolak krisis keuangan global yang terus menekan pasar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, (ANTARA)- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar<br />
spot antar bank Jakarta, Selasa pagi merosot tajam<br />
mendekati angka Rp12.000 per dolar AS, karena pasar masih<br />
panik akibat pelaku membeli dolar AS dalam jumlah besar<br />
yang terpicu oleh kekhawatiran atas krisis keuangan global<br />
yang terjadi akhir-akhir ini.</p>
<p>&#8220;Gejolak krisis keuangan global yang terus menekan pasar<br />
mengakibatkan pelaku lebih cenderung membeli dolar AS<br />
sehingga mata uang Indonesia terus melemah hingga mendekati<br />
Rp12.000 per dolar AS,&#8221; kata pengamat pasar uang Edwin<br />
Sinaga di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi<br />
Rp11.700/11.900 per dolar AS dibanding penutupan hari<br />
sebelumnya Rp10.315/10.950 atau melemah 1.385 poin.</p>
<p>Edwin yang juga Dirut Finance Corpindo mengatakan, pelaku<br />
pasar makin panik melihat pasar saham regional terpuruk<br />
yang mendorong mereka membeli dolar AS dalam jumlah yang<br />
besar.</p>
<p>Namun, depresiasi rupiah yang terjadi saat ini tidak<br />
separah jika dibanding dengan negar-negara lain, ujarnya.</p>
<p>Depresiasi rupiah, lanjut dia hanya sekitar tujuh hingga<br />
delapan persen, sedangkan negara lain di Asia seperti<br />
Thailand, Korea jauh di atas angka tersebut.</p>
<p>Pelemahan rupiah lebih karena gejala global sehingga<br />
langkah stabilisasi harus lebih diutamakan. Dengan<br />
stabilisasi itu, maka keterpurukan rupiah tidak terlalu<br />
cepat, katanya.</p>
<p>Mengenai peluang aliran dana asing masuk ke Indonesia, ia<br />
optimistis dana asing akan masuk melalui pasar modal/saham,<br />
karena harga saham di pasar modal saat ini sudah over<br />
value.(*)</p>
<p>Date : 28-10-2008 10:26 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/rupiah-pagi-terpuruk-dekati-rp-12000-per-dolar-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asia dan Eropa Rapatkan Barisan Tanggulangi Krisis Finansial</title>
		<link>http://aei-online.or.id/asia-dan-eropa-rapatkan-barisan-tanggulangi-krisis-finansial/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/asia-dan-eropa-rapatkan-barisan-tanggulangi-krisis-finansial/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 00:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Beijing (ANTARA News) &#8211; Para pemimpin Asia dan Eropa merapatkan barisan, Sabtu, untuk berusaha meningkatkan kepercayaan di kalangan investor yang mencemaskan krisis finansial global telah menyebabkan resesi dunia yang parah dan merusak. Krisis finansial terburuk dalam 80 tahun terakhir telah memaksa berbagai negara bekerja bahu membahu untuk menemukan cara membantu mengangkat sistem finansial yang lumpuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beijing (ANTARA News) &#8211; Para pemimpin Asia dan Eropa merapatkan barisan, Sabtu,<br />
untuk berusaha meningkatkan kepercayaan di kalangan investor yang mencemaskan<br />
krisis finansial global telah menyebabkan resesi dunia yang parah dan merusak.</p>
<p>Krisis finansial terburuk dalam 80 tahun terakhir telah memaksa berbagai negara<br />
bekerja bahu membahu untuk menemukan cara membantu mengangkat sistem finansial<br />
yang lumpuh akibat berbagai bank tak berani saling memberikan pinjaman.</p>
<p>Namun demikian, dengan meningkatnya bukti bahwa Eropa sudah mengalami resesi,<br />
para analis mengkhawatirkan kerjasama untuk mengangkat sistem perbankan dapat<br />
terancam, sehubungan banyak pemerintahan mulai mengalihkan perhatian mereka untuk<br />
membangkitkan kembali permintaan domestik mereka.</p>
<p>&#8220;Kita mesti menggunakan segala cara untuk mencegah krisis finansial mengganggu<br />
pertumbuhan ekonomi riil,&#8221; kata PM China, Wen Jiabao, pada akhir pertemuan puncak<br />
dua hari 43 pemimpin Asia dan Eropa di Beijing, seperti dilaporkan Ruters dan AFP.</p>
<p>Para pemerintah telah menjanjikan dana senilai 4 triliun dolar untuk mendukung<br />
bank-bank dan memulai kembali pasar uang guna mencoba menghentikan krisis dan<br />
mempertimbangkan ketentuan finansial yang ketat demi menjaga terulangnya krisis<br />
serupa.</p>
<p>Wen mengemukakan berbagai negara perlu mencapai keseimbangan antara inovasi dan<br />
regulasi serta antara penghematan dan konsumsi.</p>
<p>&#8220;Kita perlu inovasi finansial, namun kita lebih membutuhkan tanggungjawab<br />
finansial,&#8221; katanya, seraya menambahkan prioritas China adalah mendorong<br />
permintaan domestik untuk menjamin negara itu mempertahankan pertumbuhannya yang<br />
relatif stabil dan pesat.</p>
<p>Presiden AS, George W. Bush, yang akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak global<br />
mengenai krisis finansial bulan depan, mengemukakan dalam pidato radionya, Sabtu :<br />
&#8220;Sekalipun solusi spesifik yang ditempuh setiap negara barangkali tidak sama,<br />
menyepakati serangkaian prinsip bersama akan menjadi langkah penting menuju<br />
pencegahan krisis srupa di masa depan.&#8221;</p>
<p>Sementara itu, Wen menegaskan partisipasi China dalam pertemuan puncak penting di<br />
AS pada 15 Nopember untuk membicarakan penanganan krisis finansial, tanpa<br />
menjelaskan siapa yang akan hadir dalam pertemuan 20 negara industri dan kekuatan<br />
yang baru tumbuh itu.</p>
<p>Namun demikian, Bush menyatakan pada pertemuan puncak ekonomi internasional<br />
mendatang para pesertanya harus menegaskan kembali &#8220;komitmen&#8221; mereka pada prinsip<br />
perusahaan bebas dan perdagangan bebas.</p>
<p>Kecaman makin nyaring</p>
<p>Volatilitas telah meningkat di semua pasaua pasar finansial dan terutama sekali<br />
tampak jelas pada perdagangan valas, Jumat, dengan banyak mata uang negara<br />
berkembang penting melemah terhadap dolar AS dan yen Jepang.</p>
<p>Para pejabat Rusia menjanjikan, Sabtu, untuk mencegah fluktuasi tajam ruble,<br />
namun menyatakan tak ada perlunya membatasi aliran modal dan mengubah koridor<br />
perdagangan uang, yang mencapai posisi terendah dalam dua tahun terakhir terhadap<br />
dolar.</p>
<p>Negaranegara yang baru tumbuh mengalami pukulan hebat akibat krisis ini, sehingga<br />
memaksa sebagian besar mereka menggelontorkan dana dari cadangan valas mereka<br />
untuk mempertahankan mata uang dan sistem finansial mereka.</p>
<p>Di seantero Eropa, berbagai bank meminta bantuan berupa dana-dana pemerintah<br />
untuk menjamin terus berlangsungnya operasi mereka.</p>
<p>Seperti kelompok bank dan asuransi Belgia, KBC, yang meminta bantuan pemerintah<br />
berupa dana segar sebesar 3,5 miliar euro untuk meningkatkan modalnya.</p>
<p>Krisis global telah membuat semakin nyaringnya kecaman terhadap kapitalisme pasar<br />
bebas gaya Amerika, dengan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy pada awal pekan lalu<br />
menyatakan &#8220;ideologi kediktatoran pasar &#8230; telah mati.&#8221;</p>
<p>Para pemimpin Iran menyatakan krisis finansial global merupakan pertanda<br />
berakhirnya kapitalisme, kegagalan demokrasi liberal dan hukuman Tuhan.(*)</p>
<p>Date : 26-10-2008 12:23 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/asia-dan-eropa-rapatkan-barisan-tanggulangi-krisis-finansial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Krisis Finansial AS Sandera Negara Lain, Kata Faisal Basri</title>
		<link>http://aei-online.or.id/krisis-finansial-as-sandera-negara-lain-kata-faisal-basri/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/krisis-finansial-as-sandera-negara-lain-kata-faisal-basri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 09:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Amerika Serikat (AS) yang didera krisis finansial tidak mengalami kebangkrutan dan berusaha untuk memperbaiki sistem ekonominya, sementara Indonesia yang juga terkena imbasnya harus memperkokoh pondasi ekonominya sehingga rakyat tidak sengsara. &#8220;Krisis finansial yang dialami AS saat ini terjadi karena negara itu berperilaku seperti besar pasak daripada tiang,&#8221; kata pakar ekonomi Faisal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Amerika Serikat (AS) yang didera<br />
krisis finansial tidak mengalami kebangkrutan dan berusaha<br />
untuk memperbaiki sistem ekonominya, sementara Indonesia<br />
yang juga terkena imbasnya harus memperkokoh pondasi<br />
ekonominya sehingga rakyat tidak sengsara.</p>
<p>&#8220;Krisis finansial yang dialami AS saat ini terjadi karena<br />
negara itu berperilaku seperti besar pasak daripada tiang,&#8221;<br />
kata pakar ekonomi Faisal Basri dalam seminar yang<br />
diselenggarakan Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) bekerja<br />
sama dengan Fiedrich Naumann Stiftung, Friedrich Ebert<br />
Stiftung dan Goethe Institut di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Pembicara lainnya dalam seminar itu ialah Franz Magnis<br />
Suseno dan A. Tony Prasetyantono.</p>
<p>Lebih jauh dalam seminar yang bertema &#8220;Ekonomi Pasar Sosial<br />
dan Krisis Ekonomi Global: Dapatkah Sistem Epasos Bertahan<br />
di Tengah Krisis Ekonomi&#8221; itu, Faisal mengatakan sistem<br />
kapitalisme yang diterapkan oleh AS juga tidak bangkrut,<br />
berbeda dengan sistem komunisme yang telah mengalai<br />
kebangkrutan.</p>
<p>Di dalam negeri AS, ada usaha-usaha untuk menyelamatkannya<br />
agar tidak terperosok ke dalam jurang kebangkrutan.</p>
<p>Usaha-usaha yang dilakukan antara lain pemberian dana<br />
talangan oleh pemerintah AS kepada lembaga-lembaga keuangan<br />
yang bermasalah, katanya.</p>
<p>&#8220;Tak ada talangan yang diberikan kepada orang-orang miskin.<br />
Hanya korporasi yang mendapat untung dari dana talangan<br />
yang dikucurkan pemerintah,&#8221; kata Faisal.</p>
<p>Ditambahkannya, krisis finansial yang didera AS tak separah<br />
ketika the Great Depression melanda negara Paman Sam itu<br />
pada tahun 1930-an dan krisis pada tahun 1970-an.</p>
<p>Pada bagian lain Faisal menyatakan bahwa krisis itu juga<br />
menyebabkan negara-negara lain tersandera.</p>
<p>Menurut dia, negara-negara besar, seperti Rusia, China dan<br />
Jepang termasuk yang tersandera karena jaringan ekonomi AS<br />
yang menggurita.</p>
<p>Karena itu, katanya, diperlukan usaha-usaha bersama untuk<br />
memperbaiki tatanan dunia dengan membuat arsitektur baru.</p>
<p><strong>Proses koreksi</strong></p>
<p>Sementara itu, A. Tony Prasetyantono menyatakan pro proses<br />
koreksi sedang berlangsung atas sistem yang diterapkan di<br />
AS. Negara itu mungkin pertumbuhan ekonominya pada kuartal<br />
nanti negatif, walau saat ini masih mengalami pertumbuhan<br />
positif.</p>
<p>&#8220;Di dunia tak ada sistem yang sempurna dan &#8216;bom waktu&#8217; bisa<br />
juga terjadi di negara-negara lain, seperti di China.<br />
Jepang telah mengalami pada tahun 1990-an yang ditandai<br />
dengan pertumbuhan ekonomi stagnan,&#8221; kata dosen ekonomi dan<br />
bisnis UGM itu.</p>
<p>Dikatakannya, dampak krisis ini juga terimbas ke Indonesia,<br />
namun kondisi dan situasinya berbeda dengan krisis<br />
multidimensi pada 1998.</p>
<p>Dalam upaya mengatasi krisis finansial itu, ia melihat<br />
sejumlah bank di AS akan dimerger seperti yang pernah<br />
dialami Jepang.</p>
<p>Di Indonesia, Tony mengatakan kinerja BRI yang memiliki<br />
nasabah jutaan dan banyak dari kelompok Usaha Kecil dan<br />
Menengah (UKM) bisa menjadi contoh.</p>
<p>&#8220;Sejumlah bank meniru pa yang dilakukan BRI yang menggarap<br />
kelompok tersebut yang memiliki &#8220;interest margin &#8221; tebal.<br />
Mereka membajak pegawai BRI,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam seminar dengan moderator Ivan A. Hadar, Franz Magnis<br />
Suseno membahas landasan filosofis, sejarah lahirnya<br />
ekonomi pasar sosial, demokrasi, kebebasan dan penegakan<br />
hukum, terutama di Jerman.</p>
<p>&#8220;Ekonomi pasar sosial yang diterapkan di Jerman harus<br />
didefinisi ulang dan ekonomi harus dibangun sehingga semua<br />
bisa ikut serta,&#8221; kata Romo Suseno yang pada 1950-an saat<br />
masih remaja mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan<br />
hidup.</p>
<p>Ia juga merujuk kepada Partai Sosial Demokrat (SDP) sebagai<br />
contoh yang berusaha mengubah orientasi politik ekonominya<br />
dari Marxisme menuju pasar sosial.</p>
<p>Walau demikian, katanya, kebebasan dan demokrasi memang<br />
penting, tetapi jangan lupa untuk memasukkan hak-hak sosial<br />
dan solidaritas dalam mengambil kebijakan di bidang<br />
ekonomi. (*)</p>
<p>Date : 24-10-2008 06:53 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/krisis-finansial-as-sandera-negara-lain-kata-faisal-basri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

