<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Asosiasi Emiten Indonesia &#187; Berita Emiten</title>
	<atom:link href="http://aei-online.or.id/category/berita-emiten/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aei-online.or.id</link>
	<description>Bersama Membangun Ekonomi Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2009 10:48:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sepanjang Sesi Dua, IHSG Aman di Zona Hijau</title>
		<link>http://aei-online.or.id/sepanjang-sesi-dua-ihsg-aman-di-zona-hijau/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/sepanjang-sesi-dua-ihsg-aman-di-zona-hijau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 10:48:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[emiten pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[emiten syariah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di posisi 1.336,631 pada sore ini. Itu artinya, indeks mengalami kenaikan sebesar 1,6% atau 21 poin. Kenaikan indeks hari ini disokong oleh kenaikan sejumlah emiten yang bergerak di sektor komoditas dan otomotif. Tak mengherankan, sebab, hari ini harga minyak dunia cenderung naik. Selain itu, harga emas juga mengikuti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di posisi 1.336,631 pada sore ini. Itu artinya, indeks mengalami kenaikan sebesar 1,6% atau 21 poin.</p>
<p>Kenaikan indeks hari ini disokong oleh kenaikan sejumlah emiten yang bergerak di sektor komoditas dan otomotif. Tak mengherankan, sebab, hari ini harga minyak dunia cenderung naik. Selain itu, harga emas juga mengikuti tren kenaikan minyak dunia tersebut.</p>
<p>Lima emiten yang menjadi top gainer hari ini adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk naik Rp 750 menjadi Rp 10.000, PT Astra International Tbk naik Rp 700 menjadi Rp 13.100, PT Astra Agro Lestari Tbk naik Rp 450 menjadi Rp 11.200, PT United Tractors Tbk naik Rp 450 menjadi Rp 11.200 dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk naik Rp 200 menjadi Rp 7.200.</p>
<p>Hijaunya IHSG tak terlepas dari pergerakan indeks bursa Asia. Hari ini, indeks Nikkei melesat 4,93% atau bertambah 378,93 poin dan bertengger pada posisi 8.061,07. Hanya indeks Nikkei yang berkubang di zona merah dengan penurunan 0,63% menjadi 12.578,6, Sementara indeks Straits Times libur dan tidak beroperasi.</p>
<p>Barratut Taqiyyah</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/sepanjang-sesi-dua-ihsg-aman-di-zona-hijau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kinerja Google Melampaui Prediksi Analis</title>
		<link>http://aei-online.or.id/kinerja-google-melampaui-prediksi-analis/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/kinerja-google-melampaui-prediksi-analis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 09:37:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>
		<category><![CDATA[emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja gemilang pada kuartal empat tahun 2008. Bahkan laba yang diperoleh mesin pencari internet ini melampaui prediksi yang dibuat analis. Banyaknya perusahaan yang memasang iklan di Google untuk mempromosikan produknya selama musim liburan menjadi salah satu penyebab. Manajemen Google mengatakan, pendapatan bersih yang berhasil diraup adalah US$ 382,4 juta atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja gemilang pada kuartal empat tahun 2008. Bahkan laba yang diperoleh mesin pencari internet ini melampaui prediksi yang dibuat analis. Banyaknya perusahaan yang memasang iklan di Google untuk mempromosikan produknya selama musim liburan menjadi salah satu penyebab.</p>
<p>Manajemen Google mengatakan, pendapatan bersih yang berhasil diraup adalah US$ 382,4 juta atau US$ 1,21 per saham. Di luar beban biaya yang harus dikeluarkan, laba Google mencapai US$ 5,10 per saham. Angka ini melampaui perkiraan para analis yang disurvei Bloomberg dengan proyeksi US$ 4,9.</p>
<p>“Kuartal ini sangat rentan dan pasar cukup khawatir dengan kondisi tersebut,” jelas Christa Quarles, analis Thomas Weisel Partners di San Francisco.</p>
<p>Chief Executive Officer Eric Schmidt memang berupaya keras untuk menjaga pertumbuhan laba perusahaan. Sejumlah strategi yang dilakukannya berhasil. Terbukti, anggaran untuk iklan internet di AS mengalami kenaikan sebesar 21% pada tahun 2008. Berdasarkan data dari EMarketer Inc, pada 2007 lalu, tingkat pertumbuhan pendapatan Google mencapai 30%.</p>
<p>Di luar pendapatan yang dihasilkan dari beberapa situs rekan kerjanya, penjualan Google naik menjadi US$ 4,22 miliar. Angka ini melampaui prediksi para analis yang mematok pendapatan sebesar US$ 4,13 miliar. Sementara, total pendapatan meningkat 18% menjadi US$ 5,70 miliar.</p>
<p>Google menambahkan, pendapatan yang dihasilkan dari situs miliknya sendiri mengalami kenaikan 22% menjadi US$ 3,81 miliar. Angka tersebut merupakan dua per tiga dari total penjualan seluruhnya. Sementara penjualan iklan dari partner kerja Google mengalami kenaikan 3,5% menjadi US$ 1,69 miliar.</p>
<p>“Bisnis kami cukup sehat, khususnya di tengah perekonomian yang keras seperti sekarang. Pertumbuhan kami juga sangat baik,” kata Schmidt pada saat conference call dengan para analis.</p>
<p>Adanya kenaikan laba tersebut membuat harga saham Google melonjak 1,5% atau US$ 4,50 menjadi US$ 311 di Bursa Nasdaq. Sepanjang tahun lalu, harga saham Google telah melorot 56%.</p>
<p>“Meskipun perekonomian sedang memburuk, namun kinerja Google masih sangat baik. Ini merupakan indikator kuat kalau Google dapat mempertahankan kinerjanya dengan baik sepanjang 2009,” jelas Jeffrey Lindsay, analis Sanford C Bernstein.</p>
<p>Barratut Taqiyyah Bloomberg, Reuters</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/kinerja-google-melampaui-prediksi-analis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IHSG Masih Betah Bertengger di Zona Negatif</title>
		<link>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 09:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>
		<category><![CDATA[emiten pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA. Pada penutupan sesi pertama siang ini, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih saja ngendon di zona negatif. Indeks terlihat tak berdaya dengan penurunan 1,09% atau 14,439 poin. Alhasil, kini IHSG berada di posisi 1.312,884. Penurunan indeks hari ini disebabkan anjloknya sejumlah saham berbasis komoditas. Berikut beberapa emiten dengan penurunan terbesar siang ini: PT Tambang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA. Pada penutupan sesi pertama siang ini, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih saja ngendon di zona negatif. Indeks terlihat tak berdaya dengan penurunan 1,09% atau 14,439 poin. Alhasil, kini IHSG berada di posisi 1.312,884.</p>
<p>Penurunan indeks hari ini disebabkan anjloknya sejumlah saham berbasis komoditas. Berikut beberapa emiten dengan penurunan terbesar siang ini: PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Astra International Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk.</p>
<p>Di Asia, sejumlah indeks acuan juga mengalami kondisi serupa. Seperti indeks Nikkei yang melorot 2,41% dan indeks Strait Times turun tipis 0,29%. Hanya Nikkei yang berhasil bangkit dengan kenaikan 0,05%.</p>
<p>Barratut Taqiyyah</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/ihsg-masih-betah-bertengger-di-zona-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persediaan Menggemuk, Harga Minyak Dunia Anjlok</title>
		<link>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 09:32:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten arti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[SINGAPURA. Harga minyak dunia kembali merosot setelah persediaan di AS menggelembung empat kali lebih besar dari yang diprediksikan semula. Hal ini tentu semakin menegaskan bahwa resesi membuat minyak dunia kelebihan pasokannya. Suplai minyak mentah di AS kian bertambah 6,1 juta barel menjadi 332,7 juta barel minggu lalu. Level ini merupakan yang paling tinggi sejak Agustus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SINGAPURA. Harga minyak dunia kembali merosot setelah persediaan di AS menggelembung empat kali lebih besar dari yang diprediksikan semula. Hal ini tentu semakin menegaskan bahwa resesi membuat minyak dunia kelebihan pasokannya.</p>
<p>Suplai minyak mentah di AS kian bertambah 6,1 juta barel menjadi 332,7 juta barel minggu lalu. Level ini merupakan yang paling tinggi sejak Agustus 2007. Hal ini ditegaskan oleh Energy Department, Kamis (22/1) kemarin. Bloomberg News memprediksikan, persediaan minyak mentah ini hanya akan bertambah 1,4 juta barel saja. Nyatanya, hampir empat kali lebih besar dari itu.</p>
<p>Sementara itu, persediaan bensin dan bahan bakar sulingan juga semakin banyak dari yang diperkirakan lantaran kilang minyak kini sudah memenuhi 83,3% dari kapasitas yang ada.</p>
<p>Konsumsi bahan bakar di AS per 16 Januari rata-rata 19,4 juta barel per hari, atau menyusut 4,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Sementara itu suplai minyak mentah di Cushing, Oklahoma, semakin membesar 0,7% menjadi 33,2 juta barel minggu lalu. Suplai ini paling tinggi sejak April 2004.</p>
<p>Persediaan di Mid-Continent, yang jamak dikenal sebagai PADD 2bertambah 1.7% menjadi 82,2 juta barel, paling tinggi sejak 26 Juni 1998 saat minyak diperdagangkan di level US$ 14 per barel.</p>
<p>&#8220;Pada akhirnya nanti, jika minyak itu hanya digudangkan saja, artinya permintaannya sungguh-sungguh melemah,&#8221; kata Mark Pervan, Senior Commodity Strategist untuk Australia and New Zealand Banking Group Ltd. di Melbourne.</p>
<p>Harga minyak mentah untuk pengiriman Maret menyusut sebesar US$ 1,08 atau 2,5% menjadi US$ 42,59 per barel di New York Mercantile Exchange. Level itu diperdagangkan US$ 42,90 per barel pada pukul 2.41 waktu Singapura.</p>
<p>Harga minyak berkurang 3,8% sejak akhir Desember, dan mencatatkan penurunan sebesar 51% dibandungkan periode yang sama tahun lalu. Kemarin, futures minyak mentah naik 12 sen menjadi US$ 43,67 per barel.</p>
<p>Minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Maret juga menciut 88 sen atau 1,9% menjadi US$ 44,51 per barel di ICE Futures Europe exchange London. Kontrak mintak mentah ini naik 37 sen atau 0,8% menjadi US$ 45,39 per barel kemarin.</p>
<p>&#8220;Ada risiko yang tinggi bahwa harga minyak akan menyentuh US$ 30 lagi,&#8221; beber Yingxi Yu, Commodities Analyst untuk Barclays Capital di Singapura, dalam wawancaranya dengan Bloomberg Television.</p>
<p>Heating oil untuk Februari US$ 1,3368 per galon, turun 1,18 sen pada pukul 11.15 waktu Singapura.</p>
<p>Femi Adi Soempeno Bloomberg</p>
<p>Sumber: Kontan Online</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/persediaan-menggemuk-harga-minyak-dunia-anjlok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kadin: Pengurangan PPh 21 Tak Efektif Tahan PHK</title>
		<link>http://aei-online.or.id/kadin-pengurangan-pph-21-tak-efektif-tahan-phk/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/kadin-pengurangan-pph-21-tak-efektif-tahan-phk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 05:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai bahwa insentif berupa pengurangan kewajiban pajak penghasilan (PPh) pasal 21 (PPh perorangan) tidak akan efektif menahan tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). &#8220;Insentif pengurangan PPh pasal 21 hanya berlaku kalau gaji buruh sudah di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP),&#8221; kata Wakil Ketua Kadin bidang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai bahwa insentif<br />
berupa pengurangan kewajiban pajak penghasilan (PPh) pasal 21 (PPh perorangan)<br />
tidak akan efektif menahan tidak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).</p>
<p>&#8220;Insentif pengurangan PPh pasal 21 hanya berlaku kalau gaji buruh sudah di atas<br />
penghasilan tidak kena pajak (PTKP),&#8221; kata Wakil Ketua Kadin bidang Investasi dan<br />
Telekomunikasi Chris Kanter ditemui di Gedung Depkeu Jakarta, Kamis.</p>
<p>Ia menyebutkan, gaji sebagian besar buruh saat ini masih di bawah PTKP sebesar<br />
Rp15,8 juta dalam setahun, sehingga insentif itu tidak terlalu efektif. &#8220;Lebih<br />
baik stimulus diarahkan untuk yang lain karena pengurangan PPh 21 tidak akan<br />
efektif,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara mengenai insentif pengurangan PPh pasal 25 (badan), Kanter mengatakan,<br />
insentif itu akan membantu kelangsungan perusahaan di tengah dampak krisis.</p>
<p>&#8220;Terkait insentif PPh 25 perlu dibuat koridor di mana perusahaan tidak perlu<br />
mengajukan tai langsung memperoleh insentif itu kalau mengalami penurunan laba<br />
hingga 20 persen dari tahun lalu. Dia cukup kasih tahu dan cicilannya langsung<br />
dikurangi,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, jika tidak ada kepastian koridornya maka akan ada kekhawatiran dalam<br />
tahap pelaksanaannya menjadi terkatung-katung. &#8220;Kita minta supaya tidak ada<br />
prosedur panjang. Kita cukup kasih tahu kalau laba turun di atas 20-25 langsung<br />
bisa mengurangi cicilan. Jadi gak perlu pakai permohonan sehingga tidak ada<br />
macam-macam karena bisa ada grey area,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, usulan Kadin itu dalam rangka menahan agar tidak terjadi PHK yang<br />
lebih besar. &#8220;Kalau momentumnya lewat akan terlambat, di AS kan stimulus juga<br />
segera, kalau terlambat akan jeblok lagi,&#8221; katanya.</p>
<p>Mengenai angka PHK, Kanter memperkirakan dalam tiga hingga empat bulan ke depan<br />
akan mencapai sekitar 500 ribu orang. Menurut dia, angka yang dilaporkan oleh<br />
Depnaker bukan angka yang sebenarnya antara lain karena kasus-kasus PHK yan tidak<br />
besar tidak dilaporkan.</p>
<p>&#8220;Kasus PHK terangkat kalau jumlahnya besar atau ada yang tidak terima. Selain itu<br />
PHK pertama yang dilakukan oleh perusahaan adalah yang outsourcing yang tidak<br />
perlu dilaporkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, angka PHK saat ini sudah lebih dari 27.000 orang seperti yang<br />
dilaporkan Depnaker tapi lebih besar dari itu karena banyak yang tidak dilaporkan.</p>
<p>&#8220;Saya tidak bilang Depnaker bohong tapi tidak semua fakta PHK di lapangan dilaporkan,&#8221; katanya. (*)</p>
<p>Date : 22-01-2009 19:40 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/kadin-pengurangan-pph-21-tak-efektif-tahan-phk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BI Selidiki Kerugian Perbankan Akibat Transaksi Derivatif</title>
		<link>http://aei-online.or.id/bi-selidiki-kerugian-perbankan-akibat-transaksi-derivatif/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/bi-selidiki-kerugian-perbankan-akibat-transaksi-derivatif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 00:34:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) &#8211; Bank Indonesia tengah menyelidiki kemungkinan adanya kerugian yang dialami perbankan karena transaksi derivatif. &#8220;Memang ada rugi, kita belum tahu sebabnya, itu yang kita masih selidiki, apa memang gara-gara derivatif atau bukan,&#8221; kata Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah di Jakarta, Kamis. Menurut dia, Bank Indonesia kini tengah mengumpulkan data-data terkait [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: x-small;">Jakarta (ANTARA News) &#8211; Bank Indonesia tengah menyelidiki kemungkinan adanya<br />
kerugian yang dialami perbankan karena transaksi derivatif.</p>
<p>&#8220;Memang ada rugi, kita belum tahu sebabnya, itu yang kita masih selidiki, apa<br />
memang gara-gara derivatif atau bukan,&#8221; kata Direktur Penelitian dan Pengaturan<br />
Perbankan Halim Alamsyah di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Menurut dia, Bank Indonesia kini tengah mengumpulkan data-data terkait kerugian<br />
perbankan tersebut. &#8220;Data-datanya masih dikumpulkan, karena nggak mudah itu banyak<br />
yang perlu kita ketahui data-datanya, maturity structurednya, lalu berapa<br />
eksposurnya, itu kita coba. Jadi belum lengkap,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, BI telah memberikan rambu-rambu bahwa produk derivatif yang bersifat<br />
spekulatif telah dilarang begitu pula structured product. Sementara produk<br />
derivatif yang bersifat lindung nilai diperbolehkan.</p>
<p>Deputi Guibernur Senior Miranda S Goeltom mengatakan, kemungkinan kerugian<br />
perbankan akibat transaksi derivatif sedikit.</p>
<p>&#8220;Tidak terlalu banyak ban-banknya (yang memiliki transaksi derivatif) dan<br />
kerugiannya juga tidak terlalu besar. Tidak seperti di Meksiko, Brazil atau<br />
Korea,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya transaksi derivatif telah menjadi bahan pembicaraan terutama terkait<br />
dengan produk derivatif yang bersifat spekulatif. Sebab produk tersebut yang<br />
mensyaratkan penggunaan dolar AS telah membuat tekanan terhadap nilai tukar<br />
rupiah.</p>
<p>BI telah melarang produk derifatif spekulatif seperti structured product. Deputi<br />
Gubernur BI Siti Fadjriah mengatakan structured product yang dilaporkan sekitar 3<br />
miliar dolar AS.</p>
<p>Sebelumnya Anggota DPR RI Dradjad H Wibowo mengatakan produk derivatif spekulatif<br />
mencapai 4 miliar dolar AS.(*)</p>
<p></span></p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="3">
<tbody>
<tr class="tdblue2">
<td><span style="font-size: x-small;">Date : 22-01-2009 20:34 WIB</span></td>
</tr>
<tr class="tdblue2">
<td><span style="font-size: x-small;">Source : Antara</span></td>
</tr>
<tr class="tdblue2">
<td><span style="font-size: x-small;">Category : Ekonomi dan Bisnis</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/bi-selidiki-kerugian-perbankan-akibat-transaksi-derivatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asosiasi Emiten Indonesia</title>
		<link>http://aei-online.or.id/asosiasi-emiten-indonesia/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/asosiasi-emiten-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 12:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emiten pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[pasar uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Rupiah Melemah di Posisi Rp 11.200 per Dolar AS Jakarta, (ANTARA News )- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis sore turun setelah sempat menguat, karena pelaku pasar kembali membeli dolar AS dan melepas rupiah sehingga posisi dolar AS tetap pada angka Rp11.200 per dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color: #ff0000;">Rupiah Melemah di Posisi Rp 11.200 per Dolar AS</span></h1>
<p>Jakarta, (ANTARA News )- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank<br />
Jakarta, Kamis sore turun setelah sempat menguat, karena pelaku pasar kembali<br />
membeli dolar AS dan melepas rupiah sehingga posisi dolar AS tetap pada angka<br />
Rp11.200 per dolar AS.</p>
<p>Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik menjadi Rp11.200/11.225 per dolar AS<br />
dibanding penutupan hari sebelumnya Rp11.175/.11.200 atau naik 25 basis poin.</p>
<p>Pengamat pasar uang, Farial Anwar mengatakan, posisi rupiah saat ini dinilai<br />
masih wajar, karena pergerakan kedua mata uang itu tidak akan jauh pada kisaran<br />
antara Rp11.150 sampai Rp11.250 per dolar AS.</p>
<p>Rupiah akan mengalami kesulitan untuk bisa mencapai angka Rp11.500 per dolar AS,<br />
karena Bank Indonesia (BI) akan berusaha untuk tetap menjaga pada kisaran Rp11.150<br />
dan Rp11.250 per dolar AS, katanya.</p>
<p>Menurut dia, naik turunnya kedua mata uang itu (dolar AS dan rupiah) tergantung<br />
dari suplai dan deman, apabila permintaan terhadap dolar AS tinggi maka rupiah<br />
akanterkoreksi begitu pula sebalik.</p>
<p>Permintaan dolar AS saat ini cenderung lebih baik ketimbang rupiah, karena<br />
kebutuhan dolar AS memang lebih besar apalagi ada image masyarakat memegang dolar<br />
AS lebih aman ketimbang rupiah, katanya.</p>
<p>Namun aktifitas perdagangan kedua mata uang itu, lanjut dia cenderung lesu,<br />
karena keberadaan investor asing di dalam negeri makin berkurang, mereka lebih<br />
suka menempatkan dananya di Surat Utang Negaranya ketimbang di Indonesia yang<br />
dinilai beresiko</p>
<p>Date : 22-01-2009 15:47 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/asosiasi-emiten-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Krisis, Banyak Rakyat Amerika Kurang Tidur</title>
		<link>http://aei-online.or.id/gara-gara-krisis-banyak-rakyat-amerika-kurang-tidur/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/gara-gara-krisis-banyak-rakyat-amerika-kurang-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 04:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[New York (ANTARA News) &#8211; Kalau teman anda tampak kuyu atau sering marah-marah tak seperti biasanya di pagi hari, mereka boleh jadi kurang tidur akibat krisis finansial global, demikian menurut riset yang disiarkan Senin. Sembilan puluh persen responden menyatakan gejolak ekonomi membuat mereka terus terjaga di malam hari, kata survei yang dilakukan ComPsych Corp, perusahaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>New York (ANTARA News) &#8211; Kalau teman anda tampak kuyu atau sering marah-marah tak<br />
seperti biasanya di pagi hari, mereka boleh jadi kurang tidur akibat krisis<br />
finansial global, demikian menurut riset yang disiarkan Senin.</p>
<p>Sembilan puluh persen responden menyatakan gejolak ekonomi membuat mereka terus<br />
terjaga di malam hari, kata survei yang dilakukan ComPsych Corp, perusahaan jasa<br />
program bantuan karyawan, seperti dilaporkan Reuters.</p>
<p>Sepertiga dari responden mengungkapkan kekhawatiran terbesar mereka adalah biaya<br />
hidup, sedangkan sepertiga lainnya menyebutkan utang kartu kredit mereka.<br />
Menurut satu dari enam mereka yang ditanya mengemukakan kecemasan terbesar mereka<br />
adalah pembayaran hipotek, dan seperenam responden lagi menyebutkan kepanikan<br />
mereka adalah uang pensiun mereka.</p>
<p>Delapan persen dari mereka yang disurvei mengatakan mereka tidak merasa khawatir.</p>
<p>ComPsych yang berkedudukan di Chicago melakukan survei online atas 1,137 karyawan<br />
dewasa di seluruh AS dari 6 Oktber hingga 17 Oktober. Toleransi kesalahan (margin<br />
error) survei ini adalah plus atau minus 3 persen. (*)</p>
<p>Date : 28-10-2008 09:44 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/gara-gara-krisis-banyak-rakyat-amerika-kurang-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rupiah Pagi Terpuruk Dekati Rp 12,000 Per Dolar AS</title>
		<link>http://aei-online.or.id/rupiah-pagi-terpuruk-dekati-rp-12000-per-dolar-as/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/rupiah-pagi-terpuruk-dekati-rp-12000-per-dolar-as/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 04:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, (ANTARA)- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank Jakarta, Selasa pagi merosot tajam mendekati angka Rp12.000 per dolar AS, karena pasar masih panik akibat pelaku membeli dolar AS dalam jumlah besar yang terpicu oleh kekhawatiran atas krisis keuangan global yang terjadi akhir-akhir ini. &#8220;Gejolak krisis keuangan global yang terus menekan pasar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, (ANTARA)- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar<br />
spot antar bank Jakarta, Selasa pagi merosot tajam<br />
mendekati angka Rp12.000 per dolar AS, karena pasar masih<br />
panik akibat pelaku membeli dolar AS dalam jumlah besar<br />
yang terpicu oleh kekhawatiran atas krisis keuangan global<br />
yang terjadi akhir-akhir ini.</p>
<p>&#8220;Gejolak krisis keuangan global yang terus menekan pasar<br />
mengakibatkan pelaku lebih cenderung membeli dolar AS<br />
sehingga mata uang Indonesia terus melemah hingga mendekati<br />
Rp12.000 per dolar AS,&#8221; kata pengamat pasar uang Edwin<br />
Sinaga di Jakarta, Selasa.</p>
<p>Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi<br />
Rp11.700/11.900 per dolar AS dibanding penutupan hari<br />
sebelumnya Rp10.315/10.950 atau melemah 1.385 poin.</p>
<p>Edwin yang juga Dirut Finance Corpindo mengatakan, pelaku<br />
pasar makin panik melihat pasar saham regional terpuruk<br />
yang mendorong mereka membeli dolar AS dalam jumlah yang<br />
besar.</p>
<p>Namun, depresiasi rupiah yang terjadi saat ini tidak<br />
separah jika dibanding dengan negar-negara lain, ujarnya.</p>
<p>Depresiasi rupiah, lanjut dia hanya sekitar tujuh hingga<br />
delapan persen, sedangkan negara lain di Asia seperti<br />
Thailand, Korea jauh di atas angka tersebut.</p>
<p>Pelemahan rupiah lebih karena gejala global sehingga<br />
langkah stabilisasi harus lebih diutamakan. Dengan<br />
stabilisasi itu, maka keterpurukan rupiah tidak terlalu<br />
cepat, katanya.</p>
<p>Mengenai peluang aliran dana asing masuk ke Indonesia, ia<br />
optimistis dana asing akan masuk melalui pasar modal/saham,<br />
karena harga saham di pasar modal saat ini sudah over<br />
value.(*)</p>
<p>Date : 28-10-2008 10:26 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/rupiah-pagi-terpuruk-dekati-rp-12000-per-dolar-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anjlok 10 Persen, Filipina Hentikan Perdagangan Saham</title>
		<link>http://aei-online.or.id/anjlok-10-persen-filipina-hentikan-perdagangan-saham/</link>
		<comments>http://aei-online.or.id/anjlok-10-persen-filipina-hentikan-perdagangan-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 06:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emiten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Emiten]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasi emiten indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bursa efek]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aei-online.or.id/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Manila (ANTARA News) &#8211; Perdagangan dihentikan di Bursa Saham Filipina, Senin, menyusul anjloknya saham sebesar 10 persen, sehingga memicu periode pendinginan otomatis, para pialang menyatakan. Ini untuk pertama kalinya bursa memberlakukan penghentian selama 15 menit sejak bursa tersebut menerapkan langkah keamanan itu bulan lalu ketika gelombang sub-prime mortgage di AS mulai menjalar ke seluruh dunia. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manila (ANTARA News) &#8211; Perdagangan dihentikan di Bursa Saham Filipina, Senin,<br />
menyusul anjloknya saham sebesar 10 persen, sehingga memicu periode pendinginan<br />
otomatis, para pialang menyatakan.</p>
<p>Ini untuk pertama kalinya bursa memberlakukan penghentian selama 15 menit sejak<br />
bursa tersebut menerapkan langkah keamanan itu bulan lalu ketika gelombang<br />
sub-prime mortgage di AS mulai menjalar ke seluruh dunia.</p>
<p>Indeks utama merosot 194,33 poin menjadi 1.759.16 saat perdagangan dihentikan<br />
sekitar setengah jam sebelum penutupan sesi pagi.</p>
<p>Pelemahan indeks berlanjut ketika perdanagan dibuka kembali, dengan indeks itu<br />
anjlok 11 persen pada posisi terendah dalam empoat tahun terakhir, demikian<br />
laporan AFP. (*)</p>
<p>Date : 27-10-2008 11:56 WIB<br />
Source : Antara<br />
Category : Ekonomi dan Bisnis</p>
<div style='clear:both'></div><br/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aei-online.or.id/anjlok-10-persen-filipina-hentikan-perdagangan-saham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

